Mendekati bulan Ramadhan, saatnya Anda mulai mengeluarkan sarung yang tersimpan di lemari dan menggunakannya untuk sholat berjamaah di masjid.Nah pastinya sarung anda membutuhkan perawatan selama dipakai.

Pastinya anda tidak mau kan jika sarung anda kotor, rusak, dan bau? Untuk mengatasi hal tersebut ada cara khususnya untuk mencuci sarung supaya tetap awet. Sekedar info, sebenarnya sarung itu banyak macamnya.

Kesempatan kali ini akan membahas tentang perawatan sarung wadimor yang wajib anda tahu.

Bagaiamana Cara Perawatan Sarung Wadimor Milik Anda?

1. Sebaiknya cuci kering (dry clean)

Untuk menjaga tingkat keawetan dan warna agar tidak luntur, selalu cuci sarung tangan dengan teknik kering alias dry clean. Hal ini tentunya lebih praktis dan mudah tanpa menggunakan udara. Biasanya dry cleaning tersedia di berbagai laundry.

2. Jangan gunakan mesin cuci

Jika Anda mencucinya sendiri, jangan pernah mencucinya di mesin cuci. Ini akan mencegah holster dari kerusakan. Selain itu, saat mencuci juga banyak menggunakan air tanpa deterjen agar warnanya tetap awet. Jangan pernah mencuci sarung tangan sutra di air hujan ya gan, karena kandungan asamnya tinggi.

3. Jangan cuci sama

Nah, niat hati bekerja dengan cara mencuci sarung tangan, tapi malah membuat rusak. Saat mencuci lebih dari satu sarung tangan, HI, saya sarankan tidak semuanya sekaligus. Jadi, cuci satu per satu. Selain itu, air yang digunakan untuk mencuci sarung tangan sebelumnya juga tidak boleh digunakan kembali.

4. Jangan direndam

Tidak bagus untuk sarung sutra yang basah kuyup. Hal ini dapat menyebabkan warna mulai memudar. Jadi, Anda hanya perlu mencucinya dengan cara mencelupkan dan mengangkatnya beberapa kali ke dalam air yang banyak.

5. Pengeringan secara terpisah

Saat mengeringkan sarung tangan, Anda juga perlu memperhatikan tempatnya. Jangan biarkan sarung tangan saling menempel. Itu karena bisa menodai warna. Pastikan juga tempat menjemur sarung tangan teduh dan tidak terkena sinar matahari langsung.

By Dinda